Berlangganan via email

Seluruh tulisan, gambar, dan foto dalam blog ini di bawah lisensi: Lisensi Creative Commons
ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 3.0 Tanpa Adaptasi.

Wednesday, 27 August 2008

Simposim Internasional Pernaskahan Nusantara


Tanggal 4-7 Agustus lalu, diadakan acara Simposim Internasional Pernaskahan Nusantara (SIPN) XII yang menghadirkan 31 pemakalah dari dalam dan luar negeri. Acara ini diselenggarakan di Grha Sanoesi Hardjadinata Universitas Padjadjaran dengan tema “Manfaat Naskah untuk Masyarakat”. Selain dari penyajian makalah dari para pembicara, juga diadakan Munas Manassa yang pada periode ini memilih Bapak Oman Faturohman sebagai ketua Mannasa.

Acara dibuka Rektor Unpad Ganjar Kurnia. Dalam sambutannya Ganjar Kurnia menyebutkan bahwa pengetahuan tentang naskah perlu untuk dikembangkan secara interdisipliner, dan Unpad telah memulai memenuhinya dengan adanya jurusan filologi interdisipliner, yang membuka kesempatan bagi siapa saja, dari lintas ilmu mana saja untuk mengkaji Filologi.
Adapun daftar pemakalah dan judul makalah pada SIPN XII adalah sebagai berikut:

1. Ampuan Dr Haji Brahim — Manuskrip Syair Awang Semaun: Kajian dan Manfaatnya Kepada Orang Brunei
2. Agus Aris Munandar — Naskah, Sejarah Kuna, dan Arkeologi di Tatar Sunda
3. Asep Yudha Wirajaya — Fitoterapi dalam Khazanah Naskah Melayu: Sebuah Kajian Antropologi Kesehatan
4. Aswandikari – Teks Indarjaya Versi Sasak sebagai salah satu sarana surah Tasawuf pada perguruan tarekat di Lombok
5. Azhar Nur — Pananrang (Lontara’ Bugis; Berkaitan Siklus Iklim dalam Pertanian)
6. Ding Choo Ming — Puitika Lisan Dalam Sastera Manuskrip Melayu Tradisional Oral Poetics in Malay Manuscripts (Literate Culture)
7. Endang Rohmiatun — Budaya Translokal-Lokal dalam Wayang Palembang (Telaah Pada Naskah-Naskah Wayang)
8. Fransiska Tjandrasih Aji — Konsep Religi dan Nilai Historis dalam Kakawin Brahmanda Purana
9. Henry Chambert-Loir — Abdul Kadir Munsyi
10. Jan van der Putten — Some thoughts on Philology and Texts from Southeast Asia
11. M. Ali — Transmisi Bahasa Madura-Kitabi sebagai Lingua Academia dalam Naskah Pesantren Madura: Studi Kasus Kitab Fiqh Safinah al-Najah
12. M. Umar Muslim — Pemanfaatan Naskah Melayu untuk Studi Bahasa Indonesia
13. Mamlahatun Buduroh — Darma Jati: Sastra Religi dalam Khazanah Kesusastraan Jawa dan Sunda
14. Muhammad Abdullah — Doktrin Eskatologis dalam Syi’ir Erang-Erang Sekar Panjang Karya Kyai Siraj Payaman Magelang
15. Niniek Susanti dan Agung — Damalung Skriptoria pada Masa Hindu-Buddha sampai dengan Masa Islam
16. Noriah Taslim — Percetakan naskhah/manuskrip pada abad ke 19: penerimaan dan implikasi sosio-budaya dalam masyarakat Melayu
17. Oman Fathurahman — Ithaf al-Dhaki: Tafsir Tasawuf Ibrahim al-Kurani
18. Opan Safari — Ruwatan Murwakala Cirebon
19. Pande Wayan Renawati — Peranan Naskah Sri Purana Tatwa dalam Pelaksanaan Upacara Nangluk Merana di Bali
20. Rhomayda Alfa Aimah — Empat Surat Perjanjian Bima-Manggarai Koleksi KITLV Leiden Bukti Tekstual Otoritas Politik Bima Atas Wilayah Flores Barat
21. Roger Tol; Judul Makalah: Bilang duappulo tergulung: sekitar naskah lontar Bugis di PNRI
22. Saefuddin — Kitab Sabilal Al-Muhtadin Karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari: Sebuah Telaah Isi
23. Sudibyo — Diri Melayu dan Liyan (other) Jawa: Pembacaan Pascakolonial terhadap Sejarah Melayu, Hikayat Hang Tuah, dan Hikayat Raja-Raja Pasai
24. Sugi Lanus — Sastra Rusak: Menyurat Agresi Militer Belanda
25. Suryadi — Sepucuk Surat dari Seorang Bangsawan Gowa di Tanah Pembuangan (Ceylon)
26. Syarif Hidayat — Keteguhan Pemimpin dalam Menegakkan Keadilan: Kajian Kandungan Wawacan Hikayat Abdussamad
27. Uka Tjandrasasmita — Menggugah Kesadaran Masyarakat akan Nilai Penting Askah-Naskah Kuno sebagai Warisan Budaya Bangsa
28. Uli Kozok — Tanjung Tanah Manuscripts
29. Wayan Suardiana — Klasifikasi Pepohonan dan Keguanaannya serta Pelestarian Lingkungan dalam Teks Aji Janantaka
30. Willem van der Molen — Sastra dan Dakwah Satu Contoh dalam Bahasa Jawa Kuna
31. Zuriati – Judul Makalah: Iluminasi Naskah dan Ragam Hias Minangkabau

Acara ditutup dengan berwisata ke Saung angklung Udjo dan City Tour di sekitar kota Bandung.

1 comments:

Post a Comment

Daftar Artikel