Berlangganan via email

Seluruh tulisan, gambar, dan foto dalam blog ini di bawah lisensi: Lisensi Creative Commons
ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 3.0 Tanpa Adaptasi.

Tuesday, 26 August 2008

SD. 2 Kamus Melayu – Sunda

Kamus Melayu - Sunda (SD. 02)

28 x 21, 2 cm; recto verso; 402 hal.; Prosa; Aks. Latin; Bhs. Sunda & Melayu.
Kertas Eropah bergaris. Cap kertas Lion in Medalion, dengan tulisan CONCORDIA RESPARVAE CRESCUNT. tinta hitam & tinta emas. Paginasi menggunakan angka Arab pada sisi kanan atas dengan menggunakan mesin tik. Keadaan naskah sudah lapuk dan hampir terlepas dari jilidnya.

Isi Teks:
Daftar kata-kata dalam bahasa melayu dan penjelasannya dalam bahasa Sunda. Penyusun kamus ini adalah Adipati Cianjur RAA Kusumaningrat pada tahun 1857.
Pada halaman pertama tertulis “Ini Boek Dari Bahasa Melajoe Den Bahasa Sunda”. Daftar kata disusun bukan secara alfabetis melainkan secara tematis dalam pasal-pasal. Terdiri dari 173 pasal, mulai dari pasal keadaan tubuh manusia, sampai pasal istilah yang berhubungan dengan pohon dan buah.


Inventarisasi dan pencatatan pendahuluan dilakukan oleh Ekadjati (1988), Ruhaliah (2004). Dicatat pula oleh Atep Kurnia dalam Artikelnya “Perjalanan Kamus Sunda” dimuat di Pikiran Rakyat 14 Oktober 2006 yang menyatakan:

“Almarhum Prof. Dr. Edi S Ekadjati menyatakan bahwa di Perpustakaan Rijkuniversiteit Leiden (Belanda) masih ada naskah kamus Sunda yang belum diterbitkan. Atau masih ada dalam bentuk tulisan tangan. Naskah itu berupa Kamus Malayu-Sunda karya Arya Kusumaningrat, Bupati Cianjur, tahun 1857.

Sepertinya keterangan tersebut agak keliru, mengingat tulisan tangan Adipati Cianjur Arya Kusumaningrat dalam karyanya Kamus Melayu – Sunda, termasuk dalam koleksi Perpustakaan Nasional RI.
Kusumaningrat adalah bupati Cianjur (1834-1864) yang banyak berjasa dalam mengembangkan kebudayaan, khususnya Sunda. Selain telah terkenal sebagai pelopor seni tembang Sunda Cianjuran dan menyusun naskah Kamus Melayu Sunda, diketahui juga bahwa RAA. Kusumaningrat pernah menulis wawacan dengan judul “Babad Cikundul”.
Naskah ini belum dibuat edisinya.


Daftar Pustaka:
Ekadjati, Edi S. (1988) Naskah Sunda: Inventarisasi dan Pencatatan, Bandung, LPUP & Toyota Foundation.
Ruhaliah (2004) Naskah Sunda Koleksi Perpustakaan Nasional, Diktat Mata Kuliah Filologi, Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Kurnia, Atep. (2006) ‘Perjalanan Kamus Sunda’ dalam Pikiran Rakyat 14 Oktober 2006.

0 comments:

Post a Comment

Daftar Artikel